Lelaki kucing

3 tahun dulu, saya pernah menulis tentang lelaki kucing ini. Hingga ke hari ini dia masih lagi seperti lelaki kucing yang dahulu.

Kesusahan hidup tidak pernah memiskinkan hatinya . Lelaki kucing ini kaya jiwanya dengan rasa belas dan rasa kemanusiaannya.

Jika dibandingkan betapa mungkin tingkatnya di sisi Allah jauh lebih tinggi daripada kita khasnya saya sendiri yang jika dibandingkan dengan lelaki kucing itu , saya lebih bernasib baik, memiliki pekerjaan tetap, punya kenderaan dan kediaman yang selesa berbanding dia lelaki kucing yang hanya punya basikal dan menjadi pemungut tin di jalanan.

Bertahun hingga ke hari ini dia masih begitu , mengutip tin-tin minuman di jalanan tanpa ada batas waktu.

Sabtu, kelibatnya akan kelihatan di pasar. Membeli beberapa bungkus nasi lemak, sedikit kuih –muih dan minuman. Tidak pernah lekang di tangannya seplastik ikan kembung yang mungkin hanya sekilo dua saja kerana jumlahnya kelihatan pada mata saya ini sangat sedikit.

Di kawasan parking, kebiasaannya waktu saya tiba ,lelaki kucing ini pula akan ada di situ . Melontar seekor demi seekor ikan yang dibelinya kepada lebih daripada 20 ekor kucing terbuang yang ada menunggu di situ. Kucing-kucing itu pula bagaikan sudah kenal benar dengan lelaki yang membawa rezeki kepada mereka.

Betapa, setelah 3 tahun berlalu Allah masih lagi ‘mempertemukan’ saya dengan lelaki kucing ini. ‘Pertemuan di perjalanan ‘ yang saya percaya bukan sekadar pertemuan biasa melainkan untuk DIA memperlihatkan saya beberapa perkara yang disebaliknya memiliki hikmah yang harus direnung-renungkan dalam meneruskan hidup yang masih bersisa ini.

Begitulah hidup. Iktibar dan hikmah datang di sebalik musibah atau masalah yang kita hadapi. Terkadang kita langsung tidak sedar akan itu. Kita merungut, kita mengeluh … mengapa aku yang diuji ?

bersyukur+saat+diuji+bukuonline2u-350x350

Bersabarlah saat diuji. Sesungguhnya ujian , kesusahan, penyakit, kesengsaraan datangnya dari Allah, setelah DIA tahu kemampuan kita menanganinya.

Ia juga mungkin kifarah dari dosa-dosa yang tidak kita sedari.

Juga tanda-tanda bahawa kita ada dalam perhatian dan kasih sayang-NYA.

Antara kita dengan Yang Maha Esa, DIA memahami setiap inci dari kita berbanding kita yang mungkin tidak memahami keesaan-NYA.

Maha Suci Allah !